HARIANAKSARA.NET, JAKARTA, 1 Maret 2026 — Lions Indonesia Distrik 307-B1 menggelar Perayaan Cap Go Meh 2026 bertema Peduli Lansia di Mangga Dua Square, Jakarta, Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini memadukan nuansa budaya dan aksi sosial sebagai wujud kepedulian terhadap para lanjut usia sekaligus mempererat kebersamaan dalam keberagaman.
Perayaan Cap Go Meh tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial budaya, tetapi juga dirancang sebagai ruang silaturahmi lintas komunitas dengan menghadirkan para lansia dari berbagai panti werdha di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Suasana penuh kehangatan terasa sejak awal acara, ketika para peserta disambut dengan rangkaian pertunjukan budaya, doa bersama, serta kegiatan sosial yang sarat makna.
Gubernur Lions Indonesia Distrik 307-B1, Edwin Purwohadianto, dalam sambutannya menegaskan bahwa perayaan Cap Go Meh harus dimaknai lebih dari sekadar tradisi tahunan.
“Semangat Cap Go Meh Peduli Lansia adalah semangat berbagi dan memperkuat solidaritas sosial. Ini adalah momentum kebersamaan di awal tahun untuk meneguhkan harmoni dalam keberagaman. Melalui kolaborasi dan akulturasi budaya, kita memperkuat toleransi sebagai fondasi bangsa,” ujarnya.
Menurut Edwin, kepedulian terhadap lansia bukanlah program sesaat, melainkan komitmen jangka panjang organisasi. Sejak 2005, distrik ini secara konsisten menjalankan program sosial berupa renovasi dan perbaikan fasilitas panti werdha di Jakarta dan sekitarnya. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia agar mereka dapat menikmati masa senja dengan lebih layak dan bermartabat.
Perayaan Cap Go Meh 2026 turut didukung Lions Club dari berbagai wilayah Jakarta sebagai tuan rumah penyelenggara. Sebanyak 12 klub presiden tercatat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan ini, baik melalui dukungan logistik, partisipasi relawan, maupun kontribusi dalam program sosial yang disalurkan kepada para lansia.
Partisipasi para anggota Lions Club, relawan, serta komunitas yang hadir menunjukkan bahwa nilai kepedulian dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya. Cap Go Meh, yang identik dengan perayaan kebersamaan dan harapan baik di awal tahun, menjadi simbol persatuan dalam keberagaman masyarakat Indonesia.
Edwin berharap kolaborasi antar klub dan komunitas ke depan semakin kuat sehingga jangkauan manfaat kegiatan sosial dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Mari jadikan Cap Go Meh bukan hanya pesta budaya, tetapi juga pesta kepedulian. Berbagi tidak pernah membuat kita kekurangan. Justru dari berbagi, kita mendapatkan persahabatan, pengalaman, serta kesempatan untuk terus memberi makna bagi sesama,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban, menghadirkan suasana yang hangat dan menggembirakan bagi para lansia yang hadir. Melalui momentum ini, Lions Indonesia Distrik 307-B1 kembali menegaskan komitmennya untuk merawat nilai kemanusiaan, memperkuat toleransi, serta menjaga Indonesia sebagai rumah bersama yang harmonis.
Perayaan Cap Go Meh Peduli Lansia 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya peduli dan gotong royong, sehingga semangat kebahagiaan, kemakmuran, dan keberuntungan di awal tahun benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
