HARIANAKSARA.NET, JAKARTA, 10 Februari 2026 – Brand teh premium lokal, Sila Artisan Tea, di bawah naungan PT Sila Agri Inovasi, kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan Top 50 Koperasi & UKM Ekspor Awards 2026. Penghargaan ini diberikan dalam ajang yang digelar oleh Peluang Media Group bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta, Selasa (10/2).

Dalam ajang tersebut, Sila Artisan Tea sukses menyabet predikat Excellent untuk kategori Food & Beverage, Apparel, dan Furniture. Capaian ini menegaskan posisi Sila Artisan Tea sebagai produk berbasis kearifan lokal yang mampu bersaing di pasar internasional melalui kualitas, inovasi, dan konsistensi.

Operational & Business Director PT Sila Agri Inovasi, Redha T. Ardias, menyampaikan bahwa sejak didirikan pada 2018, Sila Artisan Tea membawa visi besar untuk mengangkat teh Indonesia agar memiliki nilai tambah dan daya saing global. Seluruh produk diracik dari daun teh pilihan yang berasal langsung dari petani di berbagai wilayah Indonesia, dipadukan dengan herbal dan rempah Nusantara yang alami tanpa bahan sintetis.

Menurut Redha, setiap varian teh dikembangkan dengan karakter dan fungsi yang berbeda. Mulai dari produk yang mendukung relaksasi, menunjang aktivitas fisik, hingga menemani rutinitas harian. Pendekatan ini diambil untuk menghadirkan pengalaman minum teh yang tidak sekadar menyegarkan, tetapi juga memiliki nilai cerita dan filosofi.

Keunikan Sila Artisan Tea juga terletak pada konsep produknya yang menonjolkan identitas budaya Indonesia. Saat ini, terdapat tiga varian utama yang merepresentasikan kekayaan alam dan rempah Nusantara, sekaligus menjadi ciri khas yang membedakannya di pasar.

Dalam perjalanannya, Sila Artisan Tea mendapatkan berbagai dukungan dari pemerintah, termasuk Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian Perdagangan. Brand ini juga telah menerima sejumlah penghargaan bergengsi, salah satunya Anugerah Bangga Buatan Indonesia dari Kementerian Pariwisata.

Partisipasi di Top 50 Koperasi & UKM Ekspor Awards 2026 menjadi pengalaman perdana bagi Sila Artisan Tea. Meski masih berada dalam skala UKM, Redha menilai penghargaan ini sebagai momentum penting untuk memperluas jejaring dan membuka peluang ekspor yang lebih luas.

Ke depan, Sila Artisan Tea berkomitmen untuk lebih aktif mengikuti berbagai pameran nasional dan internasional guna meningkatkan penetrasi pasar global dan memperkuat volume ekspor. Di sisi lain, perusahaan juga terus menjalankan prinsip keberlanjutan dengan memberdayakan petani teh serta komunitas lokal sebagai bagian dari ekosistem bisnisnya.

Melalui Sila Artisan Tea, Redha berharap budaya minum teh Indonesia dapat kembali hidup dan dikenal dunia sebagai warisan bernilai tinggi yang layak dibanggakan.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *