WOM Finance Paparkan Strategi Bisnis, Kinerja Positif Semester I 2026, dan Target Pertumbuhan Berkelanjutan

HARIANAKSARA.NET, Jakarta, 7 Agustus 2026 – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) menggelar Public Expose Tahunan 2026 secara hybrid di Function Room Sentral Senayan III, Jakarta, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Perseroan dalam menyampaikan keterbukaan informasi mengenai kinerja perusahaan, strategi bisnis, dan prospek usaha kepada investor, pemegang saham, regulator, serta masyarakat.

Public Expose dihadiri oleh Ir. Paulus Cholot Janala selaku Direktur Bisnis Perseroan, Hendrik Progo selaku Direktur Personal dan IT, serta Cincin Lisa Hadi selaku Direktur.

Paparan dibuka oleh Ir. Paulus Cholot Janala yang memperkenalkan profil WOM Finance, mulai dari perjalanan perusahaan, susunan Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah, jaringan operasional, hingga berbagai produk pembiayaan yang dimiliki Perseroan. Ia menjelaskan bahwa WOM Finance terus memperkuat bisnis melalui strategi ekspansi pasar, pengembangan pembiayaan syariah, transformasi digital, sinergi dengan Maybank Group, peningkatan pembiayaan UMKM, serta penguatan tata kelola perusahaan.

Menurut Paulus, industri pembiayaan masih menghadapi tantangan berupa ketidakpastian ekonomi, persaingan yang semakin ketat, kenaikan suku bunga, dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Namun, Perseroan tetap optimistis dapat mencapai target pembiayaan sebesar Rp6,3 triliun dengan laba bersih Rp175 miliar pada 2026 melalui berbagai inisiatif strategis yang telah disiapkan.

Paparan selanjutnya disampaikan oleh Direktur Cincin Lisa Hadi yang mengulas ringkasan kinerja keuangan WOM Finance hingga Semester I 2026. Ia menyampaikan bahwa Perseroan membukukan total aset sebesar Rp8,38 triliun dengan total ekuitas Rp2,04 triliun, didukung oleh 189 jaringan kantor, lebih dari 2.141 karyawan, dan sekitar 266 ribu konsumen di seluruh Indonesia.

Hingga 30 Juni 2026, WOM Finance mencatat piutang pembiayaan bersih sebesar Rp6,4 triliun atau tumbuh 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan meningkat menjadi Rp1,12 triliun, sementara laba bersih naik 14,1 persen menjadi Rp96,7 miliar. Kualitas pembiayaan juga tetap terjaga dengan NPF Gross 2,53 persen, NPF Net 1,13 persen, ROA 3,2 persen, dan ROE 9,8 persen.

Dalam paparannya, Cincin juga menjelaskan berbagai program promosi untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan, sejumlah peristiwa penting yang telah dilaksanakan sepanjang Semester I 2026, berbagai penghargaan yang diterima Perseroan, serta pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui kegiatan Safety Riding, literasi dan inklusi keuangan, Literasi Hijau, dukungan kepada guru honorer, WOM Kawan Disabilitas, donor darah, dan berbagai kegiatan sosial lainnya.

Sepanjang Semester I 2026, WOM Finance juga mencatat sejumlah pencapaian penting, antara lain penyelenggaraan RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI, fasilitas pinjaman dari Bank Digital BCA sebesar Rp500 miliar, serta penerbitan obligasi senilai Rp784 miliar untuk memperkuat struktur pendanaan Perseroan.

Saat ini, WOM Finance didukung oleh struktur kepemilikan saham yang terdiri atas PT Bank Maybank Indonesia Tbk sebesar 67,49 persen, PT Wahana Makmur Sejati sebesar 25,01 persen, dan masyarakat sebesar 7,50 persen. Perseroan juga mempertahankan peringkat idAA/stable dari PEFINDO sebagai cerminan fundamental bisnis yang kuat.

Melalui Public Expose 2026, WOM Finance menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan melalui inovasi, transformasi digital, pengelolaan risiko yang baik, serta peningkatan kualitas layanan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *