HARIANAKSARA.NET, Kabupaten Toba — Keluarga besar Sibarani dan Napitupulu beserta seluruh kerabat berduka atas berpulangnya Tiurma boru Napitupulu (Op. Barel), sosok ibu dan istri yang dikenal hangat, penuh kasih, dan teguh dalam pengabdian keluarga. Almarhumah, istri Baston Sibarani, Dewan Pengawas Yayasan Forum Komunikasi Antar Media (Forkam), meninggal dunia pada 30 Maret 2026 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, pada usia 59 tahun.

Perjuangan almarhumah melawan penyakit yang diderita menunjukkan keteguhan dan kesabaran yang luar biasa. Baston Sibarani mengenang, “Tiurma adalah sosok yang selalu menebar kasih dan menjaga keutuhan keluarga. Kehilangan beliau adalah duka yang tak terhingga bagi kami semua.”

Keluarga Besar Pomparan Op. Pardamean / Op. Banggua / Op. Hasohotan juga menyatakan kehilangan yang sangat mendalam atas berpulangnya Tiurma boru Napitupulu (Op. Barel). Sosok almarhumah dikenal sebagai panutan dan pengikat dalam hubungan kekeluargaan, pribadi yang hangat, bijaksana, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai adat Batak.

Jenazah tiba di Pematang Siantar pada 31 Maret 2026, kemudian disemayamkan di rumah duka dan langsung disambut dengan prosesi adat Batak sebagai penghormatan terakhir. Suasana haru menyelimuti keluarga dan para pelayat yang hadir, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dalam tradisi adat.

Pada 1 April 2026, puncak prosesi adat Batak dilaksanakan di rumah duka Pematang Siantar. Rangkaian acara berlangsung dengan penuh khidmat, dihadiri keluarga besar serta kerabat yang memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah.

Belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan. Tokoh masyarakat, pejabat daerah, dan organisasi hadir memberikan penghormatan melalui karangan bunga, di antaranya Weddy Pilipus Simbolon, Dewan Pengawas Pasar Pemerintah Pematang Siantar; Fernando Simbolon, Ketua IPK PAC Siantar Marihat; Metro Hutagaol, SH, anggota DPRD Pematang Siantar; Herlina, Wakil Wali Kota Pematang Siantar; Darwan P. Purba; serta Wesly Silalahi, SH., MKn, Wali Kota Pematang Siantar.

Selain itu, karangan bunga juga datang dari Yayasan Forum Komunikasi Antar Media (Forkam) melalui ketuanya, Harry Amiruddin, sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas. Ucapan belasungkawa turut disampaikan oleh Rony Simbolon, Ketua DPD IPK Pematang Siantar; Ilal Mahdi Nasution, SHI, Dewan Pengawas Perumda Tirtauli; jajaran Direksi Perumda Tirtauli; keluarga P. Sibarani – T. Br. Marpaung (Op. Jevan); serta dr. Freddi Sibarani, MKn, Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Plt Direktur RSUD Porsea.

Pada 2 April 2026, jenazah diberangkatkan menuju pekuburan keluarga di Kota Porsea, Kabupaten Toba. Prosesi pemberangkatan dilaksanakan melalui rangkaian adat Batak serta upacara keagamaan di Kabupaten Toba, berlangsung dengan penuh khidmat dan makna spiritual.

“Tiurma bukan hanya seorang ibu dan istri yang luar biasa, tetapi juga pilar keluarga dan panutan bagi kerabat,” ungkap Baston Sibarani. “Kami akan selalu mengenang kasih, keteguhan, dan dedikasinya.”

Kepergian Tiurma boru Napitupulu (Op. Barel) meninggalkan duka mendalam sekaligus warisan nilai kehidupan yang luhur. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai pribadi yang hangat, kuat, dan menjadi pengikat keluarga. Doa terbaik senantiasa mengiringi kepergian almarhumah, semoga diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi masa duka.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *