GP Al Washliyah Gelar Rakernas 2026, Tegaskan Kemandirian Ekonomi Pemuda dan Komitmen Jaga Aset Organisasi

HARIANAKSARA.NET, JAKARTA – Gerakan Pemuda (GP) Al Washliyah sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026 yang bertempat di Hotel Orchard, Jakarta, pada Kamis (12/07/2026). Mengusung tema “Penguatan Peran Pemuda Al Washliyah dan Kedaulatan Ekonomi Di Tengah Dinamika Politik Global”, forum strategis ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, pimpinan wilayah dari berbagai daerah, serta perwakilan organisasi bagian Al Washliyah.

Ketua Umum PP GP Al Washliyah, H. Aminullah Siagian, dalam pidato sambutannya menekankan bahwa organisasi harus mulai melangkah maju dengan fokus pada pengembangan sektor ekonomi riil, bukan lagi sekadar bernostalgia dengan romansa masa lalu.

Target Berdirinya 41 Unit Usaha

Koperasi
​Sebagai langkah konkret membangun kedaulatan ekonomi pemuda, GP Al Washliyah mengumumkan bahwa koperasi organisasi telah resmi berbadan hukum dan memiliki legalitas yang lengkap. GP Al Washliyah menargetkan terbentuknya 41 unit usaha pada tahun 2028, sebuah angka yang diambil dari tahun lahirnya GP Al Washliyah (1941).

​”Saat ini kita fokus pada sektor galian C dan batu di Konawe yang telah diserahkan masyarakat untuk dikelola koperasi. Ke depan, koperasi ini juga akan melahirkan berbagai lini bisnis seperti barbershop, pabrik roti, dan usaha lain yang siap menyuplai kebutuhan di berbagai wilayah,” ujar Aminullah.
​Beliau juga secara tegas mengingatkan seluruh kader untuk memastikan semua aktivitas bisnis dijalankan secara legal dan mematuhi seluruh perizinan administratif yang berlaku.

Bantuan Hukum dan Penyelamatan Aset Organisasi

Selain sektor ekonomi, Rakernas kali ini juga menyoroti pentingnya advokasi hukum melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Al Washliyah. LBH ini didirikan untuk memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat luas, kader, serta membantu Pengurus Besar (PB) Al Washliyah dalam mengamankan dan menyelamatkan aset-aset berharga milik organisasi di seluruh Indonesia.

Di sektor pertahanan dan kaderisasi,”

Aminullah menyampaikan komitmennya untuk menghidupkan kembali dan mempertahankan Brigade Hawari, yang merupakan amanah dan cita-cita dari almarhum Bang Muslim Simbolon (mantan Ketua Umum GP Al Washliyah). Ke depan, GP Al Washliyah berencana menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatser) Brigade Hawari dengan menggandeng Mako Brimob, baik di tingkat pusat maupun provinsi dan kabupaten/kota, guna membekali kader dengan kedisiplinan yang matang.

Di akhir sambutannya, H. Aminullah Siagian secara lantang menegaskan posisi GP Al Washliyah yang solid di garda terdepan dalam mendukung penuh langkah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan pemerintah.

​”Kami sampaikan bahwa GP Al Washliyah tetap solid dan Merah Putih, lahir dan batin untuk mendukung Polri. Kami mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi, mafia migas, mafia tambang, dan segala bentuk mafia lainnya di Republik ini.

Ini juga selaras dengan perintah Presiden Prabowo. GP Al Washliyah tidak ragu-ragu dalam mendukung program Polri demi membersihkan bangsa dari para mafia,” pungkasnya yang disambut riuh tepuk tangan para kader.

​Melalui Rakernas ini, GP Al Washliyah diharapkan melahirkan rekomendasi-rekomendasi terbaik, baik untuk mendukung program strategis pemerintah seperti Badan Gizi Nasional (BGN) maupun penguatan internal organisasi di tingkat wilayah hingga daerah.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana, Riduan Dalimunthe, S.H.I., M.H., dalam laporan pembukaannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya agenda nasional ini.

​Riduan menegaskan bahwa Rakernas kali ini bukan sekadar agenda seremonial. Forum ini ditargetkan dapat melahirkan pemikiran strategis dan kontribusi riil bagi kemajuan NKRI.

​Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tiga hari setelah rangkaian Rakernas ini selesai, hasil rekomendasi resmi organisasi akan langsung diserahkan kepada Presiden Republik Indonesia serta instansi-instansi terkait.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh kurang lebih 300 peserta yang terdiri dari unsur pemuda, mahasiswa, utusan Pengurus Wilayah, serta Pengurus Daerah Gerakan Pemuda Al Washliyah dari seluruh penjuru Indonesia.

Sesuai dengan agenda kerja yang telah disusun panitia, forum Rakernas ini juga dijadwalkan akan menerima pemaparan materi secara langsung dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, H. Zulkifli Hasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *