HARIANKASARA.NET, JAKARTA — Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia berlangsung di Gedung Utama Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2026).
Dalam prosesi tersebut, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago secara resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawab Menko Polkam kepada Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari kesinambungan pelaksanaan tugas di lingkungan Kemenko Polkam setelah Dudung Abdurachman dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menko Polkam pada Kamis (1/10/2026).
Dalam sambutannya, Djamari Chaniago menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran dan pihak yang selama ini telah membantu dirinya dalam menjalankan tugas sebagai Menko Polkam.
Djamari juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan amanah terdapat kekurangan maupun kesalahan. Ia berharap hubungan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini tetap terjaga.
“Terima kasih kepada teman-teman sekalian yang telah membantu saya. Kalau ada hal-hal yang kurang berkenan selama saya menjalankan tugas, saya mohon maaf,” ujar Djamari dalam kesempatan tersebut.
Djamari kemudian menyampaikan doa dan harapan agar Dudung Abdurachman dapat menjalankan amanah sebagai Menko Polkam dengan baik serta melanjutkan berbagai tugas dan program yang telah berjalan.
Sementara itu, Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman mengatakan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian yang lazim dalam proses pergantian kepemimpinan pemerintahan.
Dudung mengapresiasi berbagai langkah dan pekerjaan yang telah dilakukan Djamari Chaniago selama memimpin Kemenko Polkam. Menurutnya, pengalaman dan hasil kerja pejabat sebelumnya menjadi salah satu pijakan dalam melanjutkan tugas ke depan.
“Banyak hal yang sudah dilakukan Pak Djamari selama menjabat dan tentunya akan dilanjutkan. Tidak sedikit tantangan yang telah dihadapi, dan apa yang sudah dilakukan beliau akan menjadi pegangan bagi kami ke depan,” kata Dudung.
Dudung menegaskan bahwa Kemenko Polkam akan terus berupaya memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai dinamika nasional. Ia juga menekankan pentingnya menciptakan situasi politik dan keamanan yang semakin kondusif dan produktif.
Menurut Dudung, kondisi Indonesia ke depan harus terus dijaga agar semakin baik, sehingga berbagai program strategis nasional dapat berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita akan menciptakan situasi politik yang semakin produktif ke depan. Berbagai program strategis nasional harus terus kita jaga agar dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dudung juga menyampaikan apresiasi kepada Djamari Chaniago atas pengabdian dan kontribusinya selama menjalankan tugas sebagai Menko Polkam.
Ia turut mendoakan agar Djamari dapat menjalankan tugas dan aktivitas selanjutnya dengan baik serta senantiasa mendapatkan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa.
Rangkaian Sertijab kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan memorandum serah terima jabatan. Memorandum tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengalihan tugas dan tanggung jawab dari pejabat sebelumnya kepada Menko Polkam yang baru.
Prosesi juga diisi dengan penyerahan buku memorandum serah terima jabatan serta pemberian cenderamata sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago atas pengabdian dan tugas yang telah dijalankannya.
Dengan selesainya proses serah terima jabatan tersebut, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman resmi melanjutkan kepemimpinan Kemenko Polkam dan mengemban amanah untuk mengoordinasikan kebijakan pemerintah di bidang politik dan keamanan.












